{"id":443,"date":"2021-01-20T08:25:42","date_gmt":"2021-01-20T08:25:42","guid":{"rendered":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/?p=443"},"modified":"2021-01-20T08:25:42","modified_gmt":"2021-01-20T08:25:42","slug":"menyewakan-kapal-dan-kapal-alat-angkut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/menyewakan-kapal-dan-kapal-alat-angkut\/","title":{"rendered":"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut"},"content":{"rendered":"\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-left kksr-valign-top\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;left&quot;,&quot;id&quot;:&quot;443&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;top&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;0&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;0&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;5&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Rate this post&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;0\\\/5 - (0 b\\u00ecnh ch\\u1ecdn)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;24&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Menyewakan kapal dan kapal alat angkut&quot;,&quot;width&quot;:&quot;0&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 0px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 5px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 19.2px;\">\n            <span class=\"kksr-muted\">Rate this post<\/span>\n    <\/div>\n    <\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyewakan kapal dan kapal alat angkut<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama pelaksanaan kontrak jual beli internasional, persewaan kendaraan didasarkan pada tiga dasar: perjanjian ekspor-impor dalam kontrak jual beli, sifat barang dan istilah transportasi. Untuk lebih memahami tentang bentuk charter party serta kontrak charter kapal, ikuti artikel di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk pencarteran dan titipan carter kapal dan alat angkut<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika perjanjian kontrak penjualan internasional berlaku, salah satu syarat perdagangan internasional Incoterms. Hal tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan apakah kewajiban perizinan pencarteran kapal \/ kendaraan carter adalah milik eksportir atau importir. Menurut <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Incoterms\">Incoterms 2010<\/a>, pekerjaan ini akan menjadi milik importir jika kontrak menggunakan salah satu ketentuan grup E atau F. Dan itu akan menjadi kewajiban eksportir jika kontrak menggunakan Incoterms Grup C atau D.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal menggunakan Group E atau F Incoterms, importir menyewa alat transportasi untuk membawa barang dari negara pengekspor ke tujuan (baik di negara pengimpor atau negara ketiga) untuk keuntungannya sendiri. Dan menanggung segala resiko bila barang telah dikirimkan dengan cara tertentu di tempat pengiriman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, unit usaha impor akan menyewa alat angkut berdasarkan keadaan sebenarnya dan sifat barangnya. Misalnya, untuk barang beku, Anda harus menyewa spesialis untuk mengangkut barang tembaga dingin atau memiliki kompartemen untuk barang beku, untuk produk minyak untuk menyewa kapal tanker, &#8230; Dan kondisi pengangkutan yang sebenarnya. Misalnya, kondisi pelabuhan masuk, jarak pengangkutan, &#8230; Kontrak jual beli tidak akan menentukan saat kondisi apa pembeli akan mencarter kapal \/ alat angkut dengan syarat pembeli mencarter kapal \/ kendaraan. Fasilitas transportasi sepenuhnya tersedia untuk mereka.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sewa kereta api yang dipercayakan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Importir dapat menyewa flight account jika muatannya besar dan telanjang (buik cargo). Atau sewa kapal pasar (liner) jika volume kecil, dan sporadis. Dikemas dalam paket (kargo umum) dan dalam perjalanan dengan jalur reguler. Menyewa kompartemen kereta pasar disebut ruang angkutan (pemesanan ruang kapal).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencarteran mengharuskan penyewa memiliki pengalaman profesional, memiliki pemahaman tentang pasar penyewaan dan kondisi penyewaan. Oleh karena itu, tidak semua pedagang impor dapat melakukan pekerjaan ini sendiri. Sebagai gantinya, untuk menghindari resiko pencarteran, pengirim dapat menitipkan carter kapalnya kepada agen pengiriman atau perusahaan pelayaran melalui charter party. Ini bisa berupa kontrak konsinyasi atau charter party setahun penuh.<\/span><\/p>\n<figure style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut\" title=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut\" src=\"https:\/\/vinashin.com.vn\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/%C4%90%E1%BA%A1i-l%C3%BD-t%C3%A0u-bi%E1%BB%83n-vi%E1%BB%87t-nam.jpg\" alt=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut\" width=\"1000\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Menyewakan kapal dan kapal alat angkut<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Isi utama dari charter party charter party<\/span><\/h2>\n<ol>\n<li>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"> Para pihak dalam kontrak<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur pelayaran: Jalur pelayaran dengan pemilik kapal bisa menjadi satu. Atau jika perusahaan pelayaran tidak memiliki kapal, mereka menyewa pemilik kapal untuk bisnis pengangkutan selama 10 tahun, 20 tahun, &#8230;).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyewa:\u00a0 Penyewa dapat menjadi eksportir atau importir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Broker: broker pengiriman.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketentuan waktu kedatangan kapal di pelabuhan untuk loading<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dimungkinkan untuk secara tepat menentukan tanggal atau menentukan dalam periode waktu tetap, atau yang berikut ini. Namun, penyewa selalu ingin keretanya tiba pada tanggal yang tepat. Sedangkan untuk perusahaan pelayaran menginginkan waktu yang lebih fleksibel bagi kapal untuk tiba di pelabuhan untuk pemuatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam beberapa kasus, penyewa perlu mengirim barang dengan segera \/ sangat mendesak dan kapalnya siap. Kedua pihak dapat membuat kesepakatan khusus seperti:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prompt: Kapal akan tiba di pelabuhan pemuatan dalam beberapa hari setelah penandatanganan kontrak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Promptismo: kapal akan tiba di pelabuhan pemuatan pada hari penandatanganan kontrak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Spot promt: Kapal akan tiba di pelabuhan pemuatan beberapa jam setelah penandatanganan kontrak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan undang-undang tertentu, jika kapal tiba sebelum waktu pemuatan yang ditentukan. Penyewa tidak harus mengirimkan barang. Jika penyewa mulai melakukan pengiriman saat kapal tiba lebih awal. Kemudian waktu pengiriman akan mulai dihitung. Jika kapal tiba tetapi tidak ada kargo yang harus dikirim, jumlah hari kapal harus menunggu akan dihitung dalam waktu pemuatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melindungi hak Anda. Beberapa pengirim akan menyetujui tanggal pembatalan jika kapal tidak datang untuk memuat pada tanggal yang disepakati. Pasalnya, pemilik barang harus menanggung biaya penyimpanan di pelabuhan. Padahal, pihak pengirim sangat membutuhkan kapal tersebut, sehingga fleksibel dalam menangani kasus per kasus.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketentuan pelabuhan muat \/ pelabuhan bongkar<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bergantung pada tujuan pengurangan risiko, jenis kapal (tonase kapal), praktik bongkar muat pengangkut, medan, alur, dan fasilitas sistem pelabuhan negara pengekspor \/ pengimpor. Kedua belah pihak akan sepakat bahwa pelabuhan bongkar muat adalah pelabuhan yang diidentifikasi cluster yang bisa menjadi salah satu pelabuhan di cluster.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika regulasi adalah port tunggal, kedua sisi menulis: port pemuatan (nama port pemuatan) dan port pemakaian (nama port pembuangan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika regulasi ditujukan untuk cluster pelabuhan bongkar muat, kedua pihak harus menulis: kisaran pelabuhan muat (nama cluster pelabuhan muat) dan kisaran pelabuhan bongkar (nama cluster pelabuhan pembongkaran).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak menentukan nama pasti dari pelabuhan bongkar muat, tetapi hanya penamaan area pelabuhan \/ klaster pelabuhan akan membuat kedua belah pihak dalam risiko. Karena dakwaan terjadi lebih banyak. Biaya transportasi domestik untuk pengirim atau biaya pengapalan di alur sungai untuk jalur pelayaran karena lokasi yang tepat dari pelabuhan bongkar muat tidak sesuai rencana.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"> Peraturan tentang barang<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat mencarter kapal yang membawa barang dalam jumlah tertentu. Kedua pihak harus secara jelas menyebutkan nama barang, jenis kemasan, dan karakteristik barang tersebut. Seorang pencarter yang membawa dua jenis kargo di kereta yang sama harus membuat catatan. Atau hindari perselisihan nanti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenai jumlah barang, Anda bisa menyewa menurut berat atau volume, tergantung karakteristik barangnya. Biasanya, hanya ada sedikit peraturan pasti tentang jumlah barang yang diangkut. Penyewa bertanggung jawab untuk memuat seluruh barang yang telah diberitahukan. Jika pengiriman dan pemuatan kapal kurang dari jumlah yang ditentukan, pengangkut akan mengumpulkan barang yang mati. Sebaliknya, jika pengangkut tidak menerima jumlah penuh, penyewa berhak mengklaim biaya apa pun yang terkait dengan pengabaian kapal.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"> Peraturan tentang biaya dan pembayaran biaya<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, ada 2 cara untuk menghitung biaya sebagai berikut:<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa yang harus dibawa: Namun penerapan kuantitas di pelabuhan tujuan akan menimbulkan tambahan biaya penimbangan \/ penghitungan ulang. Jadi dalam kontrak biasanya tertulis: \u201cJumlah basis penagihan adalah kuantitas di pelabuhan pemberangkatan. Penyewa harus membayar 2% dari total kargo sebagai kompensasi atas kegagalan operator untuk menyeimbangkan kembali kargo. &#8220;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kasus pelanggan untuk perjalanan lumpsum: pengiriman dihitung sekali bayar untuk seluruh kapal. Pembebasan kuantitas dalam tonase pengiriman kapal yang diizinkan.<\/span><\/p>\n<figure style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut\" title=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut\" src=\"https:\/\/vli.edu.vn\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/hapag-lloyd.png\" alt=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut\" width=\"900\" height=\"450\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Menyewakan kapal dan kapal alat angkut<\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">Ada 2 cara untuk membayar biaya \/ waktu pembayaran:<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prabayar = dibayar di pelabuhan pemuatan = Pengiriman Prabayar. Biasanya berlaku saat penjual mencarter kapal. Perusahaan pelayaran yang ingin mengurangi risiko harus meminta penjual untuk membayar sewa kapal terlebih dahulu sebelum mengangkut barang. Penjual harus menyelesaikan pembayaran pengiriman, operator baru membawa barang dan menerbitkan bill of lading asli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pascabayar = bayar di pelabuhan akhir = Kumpulkan Barang. Biasanya berlaku untuk penyewa. Jalur pelayaran masih mengendalikan kargo, sehingga dapat meminjamkan penyewa barang tersebut hingga barang mencapai tujuan. Pembeli harus membayar ongkos angkut, perusahaan pelayaran akan mengeluarkan barang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas adalah semua informasi tentang mencarter kapal, mencarter kapal serta mencarter sebuah pelayaran. Tingkatkan pengetahuan Anda secara teratur serta pelajari lebih lanjut tentang impor dan ekspor. Ikuti terus artikel <a href=\"https:\/\/indochinapost.com\/id\/\">Indochina Post<\/a>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyewakan kapal dan kapal alat angkut Selama pelaksanaan kontrak jual beli internasional, persewaan kendaraan didasarkan pada tiga dasar: perjanjian ekspor-impor dalam kontrak jual beli, sifat barang dan istilah transportasi. Untuk lebih memahami tentang bentuk charter party serta kontrak charter kapal, ikuti artikel di bawah ini. Bentuk pencarteran dan titipan carter kapal dan alat angkut Ketika [&#8230;]\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[101,7,8,3],"tags":[205],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v20.10 (Yoast SEO v22.5) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menyewakan kapal dan kapal alat angkut - Ekspres dan Logistik terkemuka, perusahaan Bea Cukai di Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut. Selama pelaksanaan kontrak jual beli internasional, persewaan kendaraan didasarkan pada tiga dasar:\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"vi_VN\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut. Selama pelaksanaan kontrak jual beli internasional, persewaan kendaraan didasarkan pada tiga dasar:\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/indochinapost.com\/id\/menyewakan-kapal-dan-kapal-alat-angkut\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ekspres dan Logistik terkemuka, perusahaan Bea Cukai di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-20T08:25:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vinashin.com.vn\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/%C4%90%E1%BA%A1i-l%C3%BD-t%C3%A0u-bi%E1%BB%83n-vi%E1%BB%87t-nam.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin T\u00e2m\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"\u0110\u01b0\u1ee3c vi\u1ebft b\u1edfi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin T\u00e2m\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"\u01af\u1edbc t\u00ednh th\u1eddi gian \u0111\u1ecdc\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 ph\u00fat\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut - Ekspres dan Logistik terkemuka, perusahaan Bea Cukai di Indonesia","description":"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut. Selama pelaksanaan kontrak jual beli internasional, persewaan kendaraan didasarkan pada tiga dasar:","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"vi_VN","og_type":"article","og_title":"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut","og_description":"Menyewakan kapal dan kapal alat angkut. Selama pelaksanaan kontrak jual beli internasional, persewaan kendaraan didasarkan pada tiga dasar:","og_url":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/menyewakan-kapal-dan-kapal-alat-angkut\/","og_site_name":"Ekspres dan Logistik terkemuka, perusahaan Bea Cukai di Indonesia","article_published_time":"2021-01-20T08:25:42+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/vinashin.com.vn\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/%C4%90%E1%BA%A1i-l%C3%BD-t%C3%A0u-bi%E1%BB%83n-vi%E1%BB%87t-nam.jpg"}],"author":"admin T\u00e2m","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"\u0110\u01b0\u1ee3c vi\u1ebft b\u1edfi":"admin T\u00e2m","\u01af\u1edbc t\u00ednh th\u1eddi gian \u0111\u1ecdc":"5 ph\u00fat"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/443"}],"collection":[{"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=443"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/443\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":444,"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/443\/revisions\/444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indochinapost.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}